Cari Blog Ini
Ilmu adalah modal basic untuk menuju kesempurnaan dalam perspektif manusia kepada manusia dan manusia kepada Allah
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
( Kelas 7A ) Materi : "Kerjasama dalam bebagai bidang kehidupan"
Ringkasan Materi
PPKn Kelas 7
“Kerjasama dalam
Berbagai Bidang Kehidupan”
Oleh : Hersidi
Yhoni Pitono, S.Pd.
A. Kerjasama dalam Berbagai
Bidang Kehidupan
Kerja sama dalam mengusir penjajah dalam meraih
kemerdekaan bangsa merupakan bukti kemampuan bangsa Indonesia mengatasi
perbedaan-perbedaan yang ada. Terbentuknya Negara
Kesatuan Republik Indonesia, diawali dengan kesadaran nasional akan persatuan
dan kesatuan bangsa. Persatuan adalah perserikatan, ikatan atau gabungan
beberapa bagian yang sudah bersatu. Persatuan dan kesatuan berasal dari kata
satu yang berarti utuh dan tidak terpecah belah. Persatuan mengandung makna
terikatnya beberapa bagian menjadi satu kesatuan, sedangkan kesatuan berarti keadaan yang merupakan satu keutuhan.
Persatuan dan kesatuan terwujud karena
adanya kerja sama sesama masyarakat Indonesia untuk mengusir penjajah.
Kesadaran akan satu kesatuan kebangsaan Indonesia berawal dari persamaan
senasib dan sepenanggungan sebagai bangsa yang terjajah.
Persatuan dan kesatuan merupakan
senjata yang paling ampuh bagi bangsa Indonesia baik dalam rangka merebut
maupun mempertahankan kemerdekaan. Persatuan mengandung arti ”bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.” Persatuan Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah negara Indonesia.
Oleh karena itu, semangat kerja sama para pejuang bangsa merebut dan
mempertahankan kemerdekaan harus mendorong setiap warga negara untuk
mengisi kemerdekaan dengan melakukan kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan
untuk melaksanakan pembangunan nasional. Pembangunan nasional adalah usaha
secara sadar untuk mewujudkan suatu masyarakat Indonesia yang adil dan makmur
berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.
Tujuan nasional bangsa Indonesia yang hendak dicapai melalui upaya
pembangunan nasional, tercantum dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alinea
keempat, yaitu sebagai berikut.
- Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
- Memajukan kesejahteraan umum.
- Mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Ikut serta melaksanakan ketertiban
dunia yang berdasarkan kemer- dekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia tersebut mensyaratkan bahwa
setiap warga negara harus melakukan kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan
untuk menyukseskan pembangunan nasional. Adanya kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan sangat menunjang keberhasilan
pembangunan nasional.
Kerja sama merupakan kegiatan atau usaha yang dilakukan dua orang atau
lebih untuk mencapai tujuan bersama. Semangat kerja sama dalam kehidupan
dimasyarakat terwujud dalam kegiatan gotong royong yang sesuai dengan kehidupan
budaya daerah. Contoh kegiatan gotong royong yang dilandasi semangat kerja sama
misalnya manunggal sakato di daerah
Sumatra Barat, sikaroban di daerah Palembang, gugur gunung di daerah Jawa, mapalus di Minahasa, dan subak di daerah Bali.
Dalam kehidupan di masyarakat, kerjasama
dikenal juga dengan sebutan gotong royong. Sesungguhnya, gotong
royong yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia
merupakan perwujudan semangat sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia.
Gotong royong adalah kerja sama yang dilakukan sejumlah warga masyarakat untuk
menyelesaikan tugas atau pekerjaan. Dengan demikian pada hakekatnya, dalam
gotong royong terdapat kerja sama untuk kepentingan bersama. Buatlah karangan
tentang pengalaman kalian melakukan gotong royong di lingkungan. Kumpulkan pada guru kalian
tepat waktunya.
Gotong royong merupakan ciri khas dan budaya masyarakat Indonesia yang
didorong adanya kesadaran bahwa :
- Manusia memerlukan bantuan orang
lain dalam kehidupannya;
- Manusia dapat hidup secara wajar apabila bersama-sama dengan manusia lainnya.
Bentuk kerjasama atau gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara dapat nampak dalam kehidupan sosial politik, ekonomi,
keamanan dan pertahanan, dan kehidupan umat beragama. Nilai ketuhanan,
kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan merupakan nilai-nilai
Pancasila yang mendasari kerjasa sama atau gotong royong dalam kehidupan
bernegara.
1. Kerjasama dalam Bidang
Kehidupan Sosial Politik
Landasan kehidupan sosial politik masyarakat Indonesia adalah sila
keempat Pancasila yang berbunyi ”Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan”. Sila keempat Pancasila pada prinsipnya menegaskan bahwa bangsa
Indonesia akan terus memelihara dan mengembangkan semangat bermusyawarah dalam perwakilan. Bangsa Indonesia akan tetap memelihara dan mengembangkan kehidupan demokrasi.
Permusyawaratan adalah suatu tata cara khas kepribadian Indonesia untuk
merumuskan dan/atau memutuskan suatu hal berdasarkan kehendak rakyat, hingga
tercapai keputusan yang berdasarkan kebulatan pendapat atau mufakat. Perwakilan adalah suatu sistem dalam arti tata cara (prosedur) mengusahakan turut sertanya rakyat mengambil
bagian dalam kehidupan bernegara, antara lain dilakukan dengan melalui
badan-badan perwakilan.
2. Kerjasama dalam Bidang
Kehidupan Ekonomi
Dalam kehidupan ekonomi kerja sama
digambarkan pada pasal 23A UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berbunyi, ”Pajak dan pungutan
lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang-
undang.”
Pajak digunakan oleh negara untuk membiayai pembangunan nasional. Dengan
demikian pembangunan nasional untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat
dibiayai dari pajak. Setiap wajib pajak secara bergotong royong membiayai
pembangunan nasional melalui pajak yang dibayarkannya.
Kemudian pada pasal 33 ayat 1 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan ”Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan”. Hal ini berarti dalam kegiatan usaha ekonomi digunakan
prinsip kerjasama, saling membantu dalam suasana demokrasi ekonomi untuk
mencapai kesejahteraan bersama secara adil.
Wujud badan usaha yang diharapkan dalam pasal ini adalah koperasi. Sebagai badan usaha, koperasi beranggotakan orang-orang dan badan hukum dengan berlandaskan prinsip
kerja sama dan kekeluargaan. Gotong royong dan kekeluargaan merupakan salah
satu asas koperasi. Asas kekeluargaan mencerminkan adanya kesadaran manusia
untuk melaksanakan kegiatan koperasi oleh, dari, dan untuk semua anggota di
bawah kepengurusan koperasi.
Kekeluargaan didasarkan rasa kekeluargaan, seperti rasa saling
menyayangi yang tinggi dan bertanggungjawab dalam mempertahankan nilai-nilai
keluarga. Sikap kekeluargaan dalam masyarakat Indonesia bukan
hanya didasarkan oleh ikatan darah. Sikap kekeluargaan sudah ada dalam
masyarakat Indonesia sejak dulu. Istilah torang samua basudara di masyarakat Manado, semboyan silih asah, asih, dan asuh dalam masyarakat Jawa Barat merupakan contoh nilai keluargaan dipelihara dalam masyarakat. Adanya nilai-nilai tersebut menimbulkan
keakraban dan rasa dekat seperti layaknya keluarga dalam masyarakat. Ceritakan
pengalaman kalian menjadi anggota atau pengurus koperasi sekolah di depan kelas
dan mintalah tanggapan teman-teman kalian agar koperasi sekolah lebih baik lagi.
Dalam gotong royong membangun
perekonomian nasional tersebut terdapat semangat kekeluargaan, kerja sama
antaranggota dan tanggung jawab bersama untuk memajukan kesejahteraan anggota
dan masyarakat. Keunggulan Koperasi dibandingkan dengan badan usaha lainnya
adalah sebagai berikut.
- Dasar persamaan artinya setiap anggota dalam koperasi mempunyai hak
suara yang sama;
- Persatuan, artinya dalam koperasi
setiap orang dapat diterima menjadi anggota, tanpa membedakan, agama, suku
bangsa, dan jenis kelamin;
- Pendidikan, artinya koperasi
mendidik anggotanya untuk hidup sederhana, tidak boros, dan suka menabung;
- Demokrasi ekonomi, artinya imbalan
jasa yang disesuaikan dengan jasa masing- masing anggota berdasarkan
keuntungan yang diperoleh; dan
- Demokrasi kooperatif artinya
koperasi dibentuk oleh para anggota dijalankan oleh anggota dan hasilnya
untuk kepentingan anggota.
Berdasarkan keunggulan ini, koperasi sangat baik dikembangkan dengan
sungguh-sungguh, jujur, dan baik, sebagai wahana yang ampuh untuk mencapai
suatu masyarakat yang adil dan makmur. Menurut Mohammad Hatta Pasal 33 Ayat (1)
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan soko guru sistem
perekonomian di Indonesia.
3. Kerjasama dalam Bidang Kehidupan Pertahanan dan Keamanan Negara
Pasal 30 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
menyebutkan bahwa ”Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.” Selain itu, pada pasal 27 ayat
(3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 juga menyebutkan bahwa, ”Setiap
warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.
Setiap warga negara harus melakukan kerja sama untuk mewujudkan keamanan
dan pertahanan negara. Kerja sama warga negara untuk me- wujudkan pertahanan
dan keamanan
negara merupakan contoh sikap dari
bela negara. Bela negara adalah sikap mental yang dimiliki seseorang atau
sekelompok orang untuk ikut serta dalam usaha melindungi dan mempertahankan
keberadaan bangsa dan negara. Bagi bangsa Indonesia, bela negara adalah hak dan
kehormatan sebagai warga negara sekaligus merupakan kewajiban hukum yang harus
dijalani oleh setiap warga negara (Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi, 2009 :226).
Kesadaran bela negara
mengembangkan nilai kenegaraan yang diperuntukkan pada pembangunan
Sistem Pertahanan Negara yang terdiri dari 5 nilai dasar bela negara, yaitu :
(1) cinta tanah air; (2) kesadaran berbangsa dan bernegara; (3) keyakinan
Pancasila sebagai falsafah dan ideologi negara; (4) rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan (5) memiliki kemampuan awal
bela negara fisik maupun nonfisik (H. Afandi; 2010:20).
4. Kerjasama Antarumat Beragama
Pasal 29 ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berbunyi,
”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama-
nya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.”
Ketentuan pasal tersebut mengandung pengertian adanya jaminan negara atas hak
kebebasan penduduk untuk memeluk agama dan dan beribadah menurut agama yang dianutnya.
Kerjasama antarumat beragama ditandai dengan adanya sikap-sikap sebagai
berikut. (1) saling menghormati umat seagama dan berbeda agama; (2) saling
menghormati lembaga keagamaan yang seagama dan berbeda agama; (3) sikap saling menghormati hak dan kewajiban umat
beragama. Dengan demikian, ketentuan pasal tersebut mengandung pengertian adanya jaminan
negara atas hak kebebasan penduduk untuk memeluk agama dan beribadah menurut
agama yang dianutnya.
Dalam mengembangkan sikap kerjasama di berbagai bidang kehidupan
masyarakat, setiap warga negara harus menghindari sikap tidak terpuji seperti
di bawah ini.
- Sikap fanatik sempit, yaitu sifat
yang merasa diri sendiri paling benar.
- Sikap individualis, yaitu sifat
yang lebih mendahulukan kepentingan sendiri.
- Sikap eksklusivisme, yaitu sikap
selalu memisahkan diri dari kehidupan sosial di masyarakat karena adanya
jurang pemisah akibat perbedaan suku bangsa, adat istiadat, agama, dan
bahasa daerah.
- Sikap primordialisme, yaitu
perasaan kesukuan yang berlebihan.
B. Arti Penting Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan
Kerjasama dalam
berbagai bidang kehidupan yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekuatan untuk mencapai tujuan nasional. Hal tersebut
sesuai dengan semboyan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika.
Sebagai bangsa
Indonesia, setiap warga negara harus memahami makna yang terkandung dalam
semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus membiasakan diri melakukan kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan di masyarakat tanpa membeda-bedakan suku
bangsa, adat istiadat, agama dan bahasa daerah. Meskipun berbeda-beda, setiap
warga negara harus tetap kerja sama bersatu padu dalam perjuangan mengisi
kemerdekaan bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional yakni negara yang
merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Arti penting kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara akan memperkokoh
persatuan dan kesatuan bangsa.
Perilaku yang menunjukkan mencintai persatuan dan kesatuan harus tampak
dalam kehidupan kita sehari-hari. ”Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”
merupakan suatu ungkapan yang menyatakan
betapa besarnya arti persatuan dan kesatuan. Apabila
bersatu padu, kita tidak hanya teguh dalam arti lebih kuat dalam menghadapi
permasalahan, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan yang tidak dapat kita
selesaikan sendiri.
Selain memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,
arti penting kerja sama dalam berbagai kehidupan di
negara Indonesia bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara diantaranya
sebagai berikut.
- Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
- Mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
- Mendorong timbulnya semangat
gotong royong dan kekeluargaan.
- Menjadikan pekerjaan yang berat menjadi ringan dan cepat diselesaikan.
- Meningkatkan efektivitas dan
efisiensi dalam bekerja
C. Mewujudkan
Kerjasama dalam Berbagai Lingkungan Kehidupan
1. Kerjasama dalam Kehidupan Sekolah
Di sekolah kerjasama dilaksanakan didasarkan rasa saling membantu dan
saling menyayangi. Mulai kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dewan guru, staf, komite sekolah,
dan tentu saja peserta didik saling membantu dan saling menyayangi.
Terkait dengan cara menumbuhkan semangat kerjasama di lingkungan
sekolah, dapat dilaksanakan, dengan cara sebagai berikut.
- Tentukan dan raih tujuan
bersama.
- Berpartisipasi secara aktif
menyusun dan melaksanakan aturan sekolah.
- Laksanakan aturan sekolah.
Peraturan sekolah apabila ditaati akan membentuk sekolah tersebut menjadi
sekolah yang tertib.
- Selalu bekerjasama. Jangan
memandang rendah peserta didik lain sehingga dia tidak pernah diajak kerja
sama. Mungkin saja peserta didik yang pendiam memiliki banyak ide dan
gagasan.
- Tidak membuat masalah
- Saling percaya
- Saling menghargai dan
memberikan penghargaan
2. Kerjasama dalam Kehidupan Masyarakat
Bentuk-bentuk hubungan kerja sama dalam lingkungan masyarakat, yaitu
diantaranya peserta didik ikut serta dalam kegiatan masyarakat, misal- nya
dalam kegiatan kerja bakti, perayaan-perayaan hari besar nasional atau
keagamaan, sanitasi, dan sebagainya.
Sekolah secara khusus juga dapat melakukan kerjasama dengan masya- rakat
misalnya dalam bentuk adanya program baksos (bakti sosial) untuk masyarakat
yang kurang mampu ataupun yang terkena musibah/ bencana, kegiatan bazar sekolah
dengan memamerkan hasil karya peserta didik, termasuk pementasan karya tulis,
karya seni dan karya keterampilan pada saat HUT RI dengan melibatkan
masyarakat.
3. Kerjasama dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Mewujudkan kerjasama antarsesama warga negara dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara dapat dilakukan dengan cara berikut ini.
- Warga negara bekerja sama dengan pemerintah dalam pembangunan
nasional dengan membayar pajak.
- Menyelenggarakan peringatan hari besar keagamaan dan hari besar
nasional yang diatur oleh pemerintah
- Berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program-program dari
pemerintah.
TUGAS :
Setelah membaca rangkuman diatas, Sebutkan
10 Perilaku yang bisa kalian contoh dan terapkan di lingkungkungan kalian
masing-masing..
Kalian jawab di kolom komentar ,
Selamat mengerjakan….
Komentar
Nama: DWI AURORA LARASATI
BalasHapusKelas:7A
No absen:23
Kerjasama membersihkan lingkungan, membantu teman belajar membaca,saling menghormati umat beragama, menghargai pendapat orang lain, membantu orang yang terkena musibah,tidak menghina sesama teman, tidak menghina agama lain,membersihkan rumah, tidak bertengkar sesama keluarga,teman dan orang yang lebih tua,tidak mencela orang yang tidak punya
Nama: Eris Dian Anggraini
BalasHapusJawaban:
1.menghormati satu sama lain
2.saling memberi pendapat di saat bermusyawarah
3.produksi : kegiatan menghasilkan/membuat suatu barang
4.tidak bermusuhan sesama teman karena menimbulkan kehancuran
5.gotong royong membersihkan lingkungan RT/RW
6.Bekerjasama mengerjakan tugas kelompok
7.kerja bakti membersihkan lingkungan setempat
8.gotong royong membangun balai desa
9.menjaga kerukunan hidup antar umat beragama
10.menghargai penyelenggaraan hari besar keagamaan
NAMA:AUGUSTIAN GANIS HAYYI MUZAKKY
BalasHapusKELAS:7A
NO ABSEN:08
Gotong royong membersihkan lingkungan, membantu teman yang kesulitan, saling menghormati, saling menghargai, memberi bantuan orang yang lagi kesusahan ekonomi, tidak menghina sesama teman, tidak mengejek teman, membantu membersihkan rumah, tidak boleh bertengkar, menghormati orang yang lebih tua, membantu teman membaca.
NAMA:AUGUSTIAN GANIS HAYYI MUZAKKY
BalasHapusKELAS:7A
NO ABSEN:08
Gotong royong membersihkan lingkungan, membantu teman yang kesulitan, saling menghormati, saling menghargai, memberi bantuan orang yang lagi kesusahan ekonomi, tidak menghina sesama teman, tidak mengejek teman, membantu membersihkan rumah, tidak boleh bertengkar, menghormati orang yang lebih tua, membantu teman membaca.
Nama:Dian Isna Eristya
BalasHapusNo Absen:03
Kelas:7A
1. Saling menghormati umat manusia
2. Menghormati umat sesama Agama maupun beda agama
3. Sikap saling menghormati hak Dan kewajiban berbangsa
4. Melaksanakan peraturan Sekolah
5. Tidak membuat masalah
6. Berperilaku jujur
7. Saling menghargai dan Memberikan penghargaan
8. Memperkuat persatuan dan Kesatuan
9. Berpartisipasi secara aktif Menyusun dan melaksanakan Aturan sekolah
10.Mendorong timbulnya Semangat gotong - royong Dan Keluarga
Nama: Bibin novita mara
BalasHapusKelas: 7A
No. Absen:02
1.Berperilaku jujur.
2.Tidak membuat masalah.
3.saling menghormati umat manusia.
4.menghormati umat sesam agama
maupun beda agama.
5.sikap saling menghormati hak dan
kewajiban berbangsa .
6.berpastisipasi secara aktif menyusun
Dan melaksanakan aturan sekolah .
7.mendorong timbulnya semangat
gotong royong dan kekeluargaan.
8.melaksanakan peraturan sekolah.
9.saling menghargai dan memberikan
penghargaan.
10.memperkuat persatuan dan
kesatuan.
Nama : Kesya Isna Ananta
BalasHapusKelas : 7A
No. Absen : 12
1Menghargai hasil karya orang lain.
2Berbuat adil dan tidak pilih kasih.
3Menghormati hak dan kewajiban orang lain.
4Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi, contohnya dengan bekerja bakti membersihkan rumah.
5Bekerja sama dan saling tolong menolong, contohnya membantu pekerjaan ibu di dapur, membimbing adik mengerjakan pekerjaan rumah.
6Mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan atau dalam menyelesaikan masalah, contohnya menentukan destinasi liburan keluarga dengan mendengar pendapat semua anggota keluarga.Selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam menyelesaikan masalah.
7Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.
8Mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
9Berteman dengan siapa saja meskipun berebeda agama
10Mengapresiasi karya orang lain atau perilaku nya
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama :Alini Dwi Santi
BalasHapusKls:VII-A
No absen:02
Jawaban
1.saling menghormati sesama manusia
2.menolong teman yang sedang kesusahan
3.gotong royong membersihkan lingkungan
4.saling menghargai pendapat orang lain
5.berpatisipasi secara aktif menyusun dan melaksanakan aturan sekolah
6.mendorong timbulnya semangat gotong royong dan kekeluargaan
7.saling menghargai dan memberikan penghargaan
8.berperilaku jujur
9 melaksanakan peraturan sekolah
10.memperkuat persatuan dan kesatuan
Nama:M YUANSAH
BalasHapusKLS:7A
NO Absen :09
Jawaban
1.Gotong royong membersikan lingkungan
2.menolong teman yang sedang kesusahan
3.melaksanakan peraturan sekolah
4.saling menghargai pendapat orang lain
5.saling menghormati umat ber agama
6.berperilaku jujur
7.membantu orang yang terkena musibah
8.memperkuat persatuan dan kesatuan
9.berbuat adil dan tidak pilih kasih
10.saling menghargai dan memberikan penghargaan
Nama:Revakdo darma wijaya
BalasHapusKls:7A
No. Absen:20
Jawaban
1.gotong royong
2.saling tolong menolong
3.bisa menghargai orang lain
4.bersikap adil dan jujur
5.saling menghormati
6.Berperilaku jujur
7.membantu orang yang kesusahan
8.memperkuat keaatuan
9.berbuat adil
10.saling menghargai
Nama : Ragil Dwi Andhika
BalasHapusNo. Absen : 05
Kelas : 7A
1. Kerja bakti membersihkan lingkungan setempat
2.Gotong royong
3.Musyawarah untuk mengambil keputusan bagi kepentingan bersama
4 Bersama-sama menghias lingkungan jelang perayaan 17 Agustus
5.Ikut berpartisipasi membantu warga yang mengadakan hajatan
6. Mengerjakan pr dan tugas tepat waktu, merupakan bentuk kerjasama antara guru dan murid.
7. Membersihkan ruang kelas dengan cara membentuk regu piket.
8.Membersihkan lingkungan sekolah
9. Menolong teman yang kesusahan atau terkena musibah
10. Bekerja sama mengharumkan nama sekolah
Nama : MARENA KHAMSA MAULINDA
BalasHapusKelas : 7A
No absen : 10
1 kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah
2 gotong royong
3 melaksanakan peraturan sekolah
4 saling menghargai
5 berperilaku jujur
6 mengerjakan tugas tepat waktu
7 berbuat adil
8 memperkuat kesatuan dan persatuan
9 menolong teman yg kesulitan
10 memperkuat kesatuan dan persatuan
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusnama : Estu nasuka utari
BalasHapuskls 7A
no.absen : 06
no 1. gotong royong
2. membantu teman
3. saling menghormati
4. salaing menghargai
5. memberi bantuan orang yang lagi kesusahan ekonomi
6. tidak menghina sesama temen
7. tidak mengajak teman
8. membatu membersihkan rumah
9. tidak boleh bertengkar
10. menghormari orang yang lebih tua.
Nama:VINDHI SOPHI MAGISTA
BalasHapusKelas:7A
No absen:13
1.membersihkan selokan/gorong gorong
2.membersihkan lingkungan setempat
3.mengerjakan tugas kelompok
4.menjaga keamanan lingkungan sekitar (RT/RW).
5.Membayar pajak
6.Menyelenggrakan peringatan hari besar keagamaan dan hari besar nasional yg diatur oleh pemerintah
7.berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program-program dari pemerintah
8.membantu masyarakat yg kurang mampu ataupun yg terkena musibah/bencana(baksos)
9.bergotong royong membangun bangunan seperti membangun masjid.
10.musyawarah untuk mengambil keputusan bagi kepentingan bersama.
:)
Nama:Ayu Azzahra Quratu' Ain
BalasHapusKelas:7A
No.absen:05
1. Kerja bakti membersihkan selokan
2. Membantu tetangga yang terkena musibah
3. Mengikuti kegiatan siskamling
4. Gotong royong untuk memperbaiki jalan
5. Gotong royong membangun tempat ibadah
6. Bekerja Sama dalam Memecahkan Suatu Masalah
7. Kerja Bakti Membersihkan lingkungan setempat
8. Gotong royong membangun balai desa misalnya
9. Musyawarah untuk mengambil keputusan bagi kepentingan bersama
Bersama-sama
10. menghias lingkungan jelang perayaan 17 Agustus
Ikut berpartisipasi membantu warga yang mengadakan hajatan